(Bismillahirrah manirrahim, saya berniat ngaji karena Allah,
semoga Allah memberikan ilmuNya dan menolong untuk bisa mengamalkannya. Aamiiin)
_______________ _______
semoga Allah memberikan ilmuNya dan menolong untuk bisa mengamalkannya.
_______________
Bismillahirrahm anirrahim, alhamdulillahi rabbil ‘alamiin, Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana wa habiibina wa syafii’ina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa baarik wa sallim.
Ibadah haji adalah salah satu rukun islam bagi yang mampu. Jika seseorang telah mampu, tapi hingga mati tidak mengerjakannya, maka islamnya belum sah, belum diterima oleh Allah. Karena masih ada “hutang” yang harus dilunasi dan “rukun” yang harus dipenuhi, yaitu “berhaji”. Barulah setelah ada orang lain yang “menghajikan”ny a (jika ada), maka islamnya sah dan diterima Allah.
Rasulullah SAW. telah bersabda yang artinya : “Barangsiapa yang memiliki bekal dan kendaraan yang bisa mengantarkannya berhaji (ke baitullah), tapi dia tidak berhaji, maka tidak ada (pilihan) baginya kecuali mati secara yahudi atau nasrani”. Berarti ia tidak boleh mati dalam keadaan islam. Sungguh sangat keras dan sangat menakutkan peringatan Rasulullah terhadap orang yang tidak mau melaksanakan ibadah haji padahal ia mampu.
Untuk itu, bagi yang telah mampu segeralah berhaji. Sedangkan bagi yang belum mampu, berusahalah agar segera menjadi mampu.
- Berkeinginanlah
yang kuat agar bisa berhaji. - Sediakan kotak khusus untuk tabungan haji. Isilah tabungan ini setiap hari, meski seadanya, sambil berdoa memohon kepada Allah, “Ya Allah dengan kuasa-Mu aku ingin menziarahi rumah-Mu. Berilah kemudahan kepadaku”.
- Setiap ada orang yang berangkat/
pulang haji, bersilaturrahmi lah kepada mereka, dan memohonlah agar didoakan oleh mereka, agar kamu bisa berhaji.
Insya Allah kamu akan dipanggil Allah mengunjungi rumah-nya, sebelum kamu dipanggil Allah untuk menghadap-Nya.
SELAMAT NGAJI. NGAJI ITU HARUS, TAPI JANGAN ASAL NGAJI.
Wallahu a’lamu bish shawaab, wahuwal mufaffiq ila aqwamit thariiq.
Wassalamu’alaik um Warohmatullahi Wabarakatuh.
Wassalamu’alaik
No comments:
Post a Comment